Macam-macam Jenis Virus Di HP Android.
Macam-macam Jenis Virus Di HP Android
Serta Mecenggahnya
Agar handphone aman dari virus, ada baiknya pengguna Android atau iOS mengunduh aplikasi di toko resmi seperti Google Play Store.
•Berikut virus-virus berbahaya yang terselip di aplikasi-aplikasi handphone:
1) Virus Joker
Virus Joker, virus handphone jenis trojan, ternyata menyelinap ke puluhan aplikasi Android di Google Play Store. Peneliti virus dari CSIS Group, Akesejs Kuprins mengatakan ada 24 aplikasi yang sudah terpasang lebih dari 427.000 kali.
Perlu diketahui, virus Joker merupakan tipe virus yang bisa mencuri uang dengan cara berlangganan premium tanpa diketahui pengguna aplikasi. Biasanya modusnya dengan menyimulasikan klik iklan. Kemudian jika pengguna terkecoh, maka virus ini bisa melihat isi pesan teks di handphone hingga mencuri daftar kontak pengguna.
Kuprins menjelaskan ada 37 negara yang menjadi incaran virus Joker, yaitu dari benua Amerika, Asia hingga Australia. Indonesia termasuk dalam 37 negara tersebut.
Beberapa aplikasi yang terdeteksi virus Joker dan berada di Google Play Store, seperti Age Face 1.1.2, Mini Camera 1.0.2, Rapid Face Scanner 10.01, Antivirus Security-Security Scan, App Lock hingga Great VPN 2.0.
2) Virus Filecoder
ESET, perusahaan pengamanan internet, menemukan ransomware yang bisa menyerang sistem operasi Google Android menggunakan pesan singkat. Ransomware atau software jahat ini diberi nama Android/Filecoder.
Ransomware tersebar dengan cara memikat korban dengan konten pornografi dengan tautan bit.ly. Tautan inilah yang memiliki virus berbahaya. Jika ada aplikasi yang terinfeksi Filecoder, kemudian aplikasi itu terpasang ke handphone pengguna, maka Filecoder akan mengambil data kontak dan akan mengirim pesan singkat ke setiap kontak itu.
Pesan singkat akan berisi tautan, yang jika diklik maka aplikasi jahat akan terpasang. Jika kejadian ini tidak ingin menimpa Anda, ada baiknya untuk tidak sembarang membuka tautan yang tersebar melalui pesan singkat.
3) Virus FinSpy
Virus FinSpy ternyata menyerang iOS dan juga Android. Menurut para pakar di Kaspersky, virus ini akan memantau aktivitas di hampir seluruh layanan pesan populer, bahkan yang dienkripsi sekalipun.
FinSpy merupakan software pengawasan yang bisa mencuri informasi dari LSM internasional, pemerintah, dan organisasi penegak hukum di seluruh dunia.
Fungsi dasar malware ini mencakup pemantauan seperti geolokasi, seluruh pesan masuk dan keluar, kontak, media yang tersimpan dalam perangkat, bahkan dari layanan pesan populer seperti WhatsApp, Facebook Messenger, atau Viber. Seluruh data yang telah diekstrak ditransfer ke para penyerang melalui pesan SMS atau protokol HTTP. Untuk smartphone yang sudah di-jailbreak/ root, ada tiga kemungkinan faktor infeksi, yakni pesan SMS, email, atau push notification.
4) Gooligan
Virus Gooligan memang paling berbahaya bagi pengguna Android. Virus ini menyerang setiap akun Google yang sudah terdaftar, dan menjadi jalan untuk para hacker untuk mengakses akun Google pengguna lain. Beberapa akun Google yang bisa saja terinfeksi Gooligan, antara lain Gmail, Google Photos, Google Docs, Google Play, Google Drive, dan aplikasi Google lainnya.
Virus Gooligan ini akan menangkap informasi akun email dan token otentifikasi untuk mengakses akun Google. Kemudian, hacker menggunakan token tersebut untuk memasang aplikasi tertentu dari Google Play pada perangkat yang sudah terinfeksi untuk menambah pendapatan iklan pada aplikasi.
• Berikut Cara Menjaga Smartphone Android Aman dari Virus dan Malware
1. Unduh aplikasi hanya dari layanan resmi
Setiap kali pengguna ingin mengunduh aplikasi, pastikan untuk mengunduhnya dari layanan resmi seperti Google Play Store. Periksa peringkat dan ulasan aplikasi terlebih dahulu sebelum mengunduh. Jika memiliki peringkat dan jumlah unduhan rendah, sebaiknya pengguna menghindari aplikasi tersebut.
2. Jangan mengunduh aplikasi dari sumber pihak ketiga
Cara terbaik untuk memastikan pengguna tidak mengunduh dari sumber pihak ketiga adalah mematikan fungsi ini di pengaturan ponsel.
Buka Pengaturan ponsel > Keamanan. Dari sini, pastikan opsi Sumber Tidak Dikenal dinonaktifkan untuk menghindari instalasi aplikasi dari sumber selain Play Store.
3. Jangan mengklik iklan pop-up saat browsing internet
Sebagian besar iklan pop-up umumnya mengarah ke iklan dan situs web lain dan beberapa iklan pop-up memaksa pengguna untuk memasang malware di perangkat tanpa disadari. Karenanya, jangan mengklik iklan apapun saat browsing di internet.
4. Jangan mengklik tautan aneh
Jangan sembarangan mengklik tautan yang pengguna terima di email, SMS, atau bahkan pesan WhatsApp yang tidak dikenal. Tautan aneh dari teman dan kontak juga harus dihindari kecuali pengguna telah mamastikan itu aman.
5. Selalu perbarui sistem operasi ponsel dan lakukan pencadangan
Pembaruan sistem operasi umumnya menyertakan patch keamanan yang mampu menjaga ponsel dari ancaman berbahaya.
6. Pasang aplikasi keamanan antivirus yang baik, teritama yang dapat memindai setiap aplikasi untuk konten berbahaya sebelum menginstalnya.
7. Periksa dan kunci pengaturan keamanan pada perangkat Android.
Oke? Segitu Dulu Pengertian Virus Virus Pada Handphone Dari Saya!
Sampai Berjumpa Dipostingan Berikutnya :D






Posting Komentar